Persib Bandung dilarang menggelar pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang. Alasan Pemerintah Daerah Bandung adalah masalah keamanan yang belum terjamin.
Pasalnya, sudah jadi rahasia umum kalau duel yang kerap disebut El Clasico itu rentan dengan kekerasan. Bobotoh -pendukung Persib- dan The Jakmania -pendukung Persija- tidak pernah akur bila timnya bertemu. Selalu ada saja gesekan yang terjadi di antara keduanya.
Namun, untuk kali ini Bobotoh yang tergabung dalam Viking Persib Fans Club yakin kalau pertandingan yang akan berlangsung pada 9 Januari 2010 itu akan berlangsung lancar.
"Selama ini di dalam stadion tidak pernah ada kerusuhan. Penonton di stadion sudah cukup dewasa dalam bertindak," ujar pemimpin Viking Persib Fans Club, Ayi Beutik, seperti dikutip dari situs resmi Persib, Senin 28 Desember 2009.
Solusi yang diusulkan Ayi adalah petugas keamanan. Bila jumlah petugas diperbanyak selepas pertandingan, diyakini tidak akan ada kerusuhan yang terjadi. Namun, Ayi tidak menegaskan kalau tidak akan ada gesekan yang terjadi antara basis fansnya dengan The Jakmania.
"Tempatkan saja polisi di jalan-jalan yang mungkin dilalui bobotoh. Karena memang ada oknum bobotoh yang sering ugal-ugalan dalam mengendarai kendaraan dan dapat memicu gesekan dengan warga. Ini yang belum dilakukan polisi selama ini. Jika itu dilakukan, tidak akan ada gesekan antara bobotoh dengan warga," tambah Ayi.
Bila memang pertandingan dilarang digelar di Bandung, panitia pelaksana menyiapkan tiga kota cadangan. Yakni Solo, Semarang, dan Malang.
Minggu, 27 Desember 2009
Fans Persib Yakin El Clasico Berjalan Lancar
Diposting oleh thE DaL_dUL.com di 20.36
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar